Selasa, 02 Oktober 2012

NOAH book signing "Kisah Lainnya" - Gramedia Tunjungan Plaza Surabaya (28.09.2012))

NOAH Press Coference - Hotel BUmi Surabaya (27.09.2012)

NOAH Born to Make History Mengguncang Surabaya

Rombongan NOAH datang ke Surabaya satu hari sebelum konser, hari itu NOAH dijadwalkan untuk menggelar jumpa pers di The Tavern Bar. “Kami senang sekali dapat kembali bertemu dengan Sahabat NOAH diseluruh Indonesia. Dan ternyata Surabaya menjadi kota pertama rangkaian tur konser kami. Terima kasih buat teman-teman di seluruh wilayah Jawa Timur atas dukungan yang diberikan kepada NOAH,” ucap Ariel dalam acara jumpa pers. Dino Hamid, selaku CEO dari Berlian Entertainment menambahkan, “Selama ini masyarakat di beberapa daerah hanya mengenal konsep konser outdoor, jarang sekali ada konser band di dalam ruangan atau indoor, berbeda dengan Jakarta dimana konser indoor sering dilakukan. Dengan konser NOAH ini kami ingin membuktikan bahwa tidak hanya band-band asing yang bisa konser di dalam gedung, namun juga band local dengan prestasi luar biasa seperti NOAH ini patut mendapat apresiasi dari negeri sendiri dan menjadikannya hiburan berkelas.” Keesokan harinya sebelum konser, NOAH dijadwalkan untuk melakukan Book Signing Event untuk buku Kisah Lainnya di Gramedia Tunjungan Plaza dan mengunjungi KFC Tunjungan Plaza untuk melihat penjualan album Seperti Seharusnya di sana. Kedua acara tersebut menyedot perhatian publik Surabaya yang ingin bertemu langsung dengan para personil NOAH. Ratusan sahabat dan masyarakat umum sudah memenuhi toko buku Gramedia, bahkan di antara mereka sampai naik ke atas kursi agar dapat melihat para personil dengan jelas. Karena suasana yang kurang kondusif, pengunjung saling berdesak-desakan, para personil NOAH hanya menandatangani beberapa buku saja. Pemandangan menarik terlihat di Gramedia karena ternyata di pojok kiri depan Gramedia stand merchandise ramai diserbu para pembeli yang ingin membeli merchandise asli. Personil NOAH lalu menuju KFC untuk kunjungan. Masyarakat umum dan sahabat NOAH pun kembali memenuhi lokasi, hal ini di luar bayangan panitia dan personil NOAH. Mereka tidak menyangka akan disambut seantusias ini. Setelah melakukan kunjungan ke dua tempat tersebut, NOAH menuju Gramedia Expo tempat dimana konser akan dilangsungkan malam hainya. NOAH melakukan sound check dan gladi resik untuk mempersiapkan konser dengan matang. Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David memang sangat perfeksionis. Semua aspek mereka perhatikan secara mendetail agar tidak terjadi kesalahan dan kekurangan ketika konser berlangsung. Untuk tur ini pun para personil banyak melakukan riset tersendiri seperti mencari alat dan efek yang dapat membuat penampilan mereka maksimal di atas panggung. Tidak lupa latihan rutin setiap harinya yang dapat berlangsung sampai dini hari. Semua dilakukan agar para penonton yang sudah membeli tiket mereka tidak kecewa dengan penampilan mereka. Konser NOAH Born To Make History di Surabaya dibuka dengan memukau, sebelum layar dibuka penonton dapat menyaksikan perjalanan para personil pada video yang terdapat di big screen. Konser dibuka dengan lagu Raja Negeriku. Total lagu yang dibawakan pada konser di Surabaya adalah 15 lagu dengan durasi sekitar satu setengah jam. Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David tampil memukau ribuan penonton yang telah hadir. Salah satu pengunjung menarik perhatian, seorang gadis dengan kulit putih dan rambut coklat kepirangan memakai t-shirt NOAH terlihat di antara penonton. Rupanya dia adalah Sammi Alice seorang warga Negara Australia yang pada siang harinya juga terlihat di Gramedia Tunjungan Plaza berdesak-desakan dengan pengunjung lain untuk meminta tandatangan di buku Kisah Lainnya. Sammi ternyata sangat mengidolakan NOAH, menurut sumber, ia banyak belajar bahasa Indonesia dari buku Kisah Lainnya dan lagu-lagu NOAH dan ia memang sudah sangat menunggu konser ini. Secara umum, konser NOAH di Surabaya sukses membius para penikmat musik NOAH. Melalui twitter resmi NOAH yaitu @NOAH_ID para pengunjung konser malam itu mengaku sangat puas. Mereka menganggap bahwa konser ini layak disejajarkan dengan konser-konser band asing. Selanjutnya NOAH akan meneruskan tour ke 9 kota berikutnya. Untuk jadwal silahkan cek bagian “Jadwal” di menu utama www.noah-site.com (sumber: noah-site.com) [R]

Sabtu, 29 September 2012

NOAH "Born To Make Story" Concert Gramedia Expo Surabaya - 28 September 2012

28 September 2012 merupakan hari yang membahagiakan bagi sahabat surabaya, sebutan baru bagi fans NOAH. setelah sekian lama menunggu Ariel< uki, Lukman, Reza, David tuk berkanya lagi kini saatnya melepaskan dahaga akan musikalitas mereka. dengan harga tiket yang relatif lebih mahal yaitu tribun 1juta, Festival A 450ribu, Festival B 300ribu tak menyurutkan animo sahabat surabaya tuk menyaksikan NOAH dengan karya-karya terbarunya. antrian mulai memanjang disekitar pintu masuk arena gramedia expo sejak pukul 18.00, sedangkan open gate akan dilakukan pukul 19.00 kemudian dilanjutkan konser NOAH pada pukul 20.30. total lagu yang dibawakan 15 lagu, dengan 6 lagu baru yang akan dibawakan pula. stage di ramaikan oleh sebuah video perjalanan mereka sejak lama vakum, memulai memainkan musik kembali, membuat karya. seluruh penonton di buat histeris, dan tiba saatnya Ariel cs menggebrak stage. seluruh penonton di area gramedia expo pun ikut bernyanyi. tak hanya menyuguhkan pertunjukan musik yang spectacullar tetapi juga didukung dengan permainan lighting yang keren, sehingga suasana semakin meriah. semua lagu berhasil dan sukses dinyanyikan NOAH dengan di iringi suara-suara sahabat surabaya. pertunjukan dengan durasi 1 jam 30 menit itu pun selesai pukul 22.00. Sahabat Surabaya puas denga aksi mereka, selain bangga menjadi kota pertama dalam rangkaian tur NOAH BORN TO MAKE HISTORY. selain itu, stand official merchandise yang berada di sisi pintu masuk pun tak luput dari serbuan sahabat surabaya yang ingin mandapat berbagai macam produk dari NOAh. mulai dari topi, kaos, jaket, ikat pinggang, sticker, tas, hingga gantungan kunci semua ludes diburu sahabat surabaya yang hadir saat itu. suatu kejadian yang ga akan kita lupakan, dan berharap mereka akan segera kembali disini, karena "kalian luar biasa". [R]

Cerita Cover Album "Seperti Seharusnya"

Proses foto untuk cover album Seperti Seharusnya dilakukan di sebuah studio di Jakarta tanggal 7 Agustus 2012. Di ruang ganti studio seorang penata rambut yang sudah sering menangani rambut mereka yaitu Tommy telah menanti untuk merapikan rambut para personil NOAH. Satu per satu rambut mereka dipotong dan ditata oleh ahlinya. Lalu beralih ke proses make-up dan pemilihan busana oleh make-up artist dan penata busana. Di dalam cover album Seperti Seharusnya, Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David memakai busana dari kain tenun ikat yang merupakan kain tradisional asli Indonesia, hal ini memang disengaja karena NOAH banyak memunculkan musik asli Indonesia di dalam album terbarunya ini. Pemotretan pun berlangsung mulai dari foto perseorangan, walau bukan foto model tetapi masing-masing personil terlihat sudah terbiasa melakukan sesi foto mengingat mereka sudah menjalani kegiatan semacam ini sejak debut mereka dulu. Walaupun pemotretan dilakukan di bulan puasa tapi mereka tetap professional menjalani aktivitasnya. Selain foto perseorangan, sesi foto dimana mereka sedang memainkan masing-masing alat musiknya bersama-sama seperti sedang berada di dalam studio musik pun dimasukkan ke dalam konsep cover album Seperti Seharusnya. Dimasukkannya session ngejams tersebut diharapkan dapat memperlihatkan sisi emosi dalam bermusik dari Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David. Para penikmat musik NOAH diajak masuk ke dunia NOAH dari sisi paling intim ketika sedang bermusik. Untuk para musisi ketika mereka sedang bermusik, emosi mereka akan keluar secara natural dan jujur, sisi inilah yang ingin diperlihatkan tim artistik cover album Seperti Seharusnya. Menurut Didiet Maulana selaku Creative Director, NOAH ada dalam tahap dimana mereka membuat suatu standar sendiri dalam dunia musik. NOAH sudah pada tahap dimana mereka membuat trend dan bukan mengikuti trend. Pemikiran tersebut digambarkan di dalam cover album Seperti Seharusnya, sebagai sebuah tempat baru yang digambar oleh garis tangan manusia. Hal ini sebagai sebuah simbol dari sejarah baru yang akan dibuat oleh NOAH. Foto para personil NOAH pun diberikan berbagai warna dan percikan cat air, warna tersebut diibaratkan seperti kulit baru bagi para personil NOAH. Mengapa kulit baru? Karena seperti yang kita ketahui, Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David menggunakan nama baru yaitu NOAH untuk mewakili mereka di dunia musik, tim artistik ingin menggambarkan bahwa orang yang berada di balik NOAH adalah orang yang sama tetapi dengan kulit dan energi baru. Sedangkan percikan cat air yang terdapat di sekitarnya diharapkan dapat memunculkan sisi manusia dari para personil yang dapat keluar dari garis atau dapat disebut ingin menggambarkan sisi manusiawi masing-masing personil.(sumber: noah-site.com)